berjalan saja sampai kaki lelah melangkah .
entah dimana peraduan itu .
aku tak mampu setia seperti embun pada pagi .
menangis di ujung asaku .
melihat dunia tertawa .
semakin deras darah ini mengalir .
semakin cepat jantung ini berdetak .
emosiku memuncak .
aku hilang .. yakinku hancur ..
malam itu tak lagi senang .
air mata tak mampu lagi ku bendung .
aku menyesal terlena pada liarnya malam .
belum juga sebagian ku bangun .
tapi semua telah hancur .
hanya bisa meratapi lelahnya .
apa lagi ... ??
senyumnya tak lagi tersisa .
menikmati kesendirian .
hanya saja denting jam memecah sunyi .
tuhan .. apa lagi ??
aku tak bisa menghitung waktuku .
ingin ku koyakkoyak raga ini , biar saja musnah bersama siasia .
biar luka ini terkubur bersama debu .
apa lagi ??
lidah ini kelu untuk terus berucap .
mata ini lelah untuk terus terjaga .
malam itu semua hancur bersama liar .
apa lagi ??
kisah ku
Sabtu, 09 Agustus 2014
liar ..
aku bertaruh hidup ku disisa nafas ini .
kemunafikan mengantar ku kepada kehancuran .
semua tenggelam .. harapan yg usang .
ku kumpulkan krikil-krikil itu biar lagi menyatu .
tapi tak jua sama .
semua sirna . harap ku cemas ..
tak ada lagi yg bisa aku lakukan .
di sudut ini aku coba mengetuk kisah lalu .
tapi tak lagi mampu menatapnya .
aku berdiri di atas ego ku .
sedikit senyuman melirih luka .
semakin liar bersama badai .
ku nikmati setiap menit hidup ku yg rentan .
ku acuh kn mereka yg benar .
sejenak ku rangkul gelap nya dunia .
semakin liar bersama dosa .
ku nikmati kebersamaan ku dengan iblis itu .
mereka terus membawaku terbuai .
sesaat ku nikmati senyum ku dibalik luka .
dn aku semakin liar bersama waktu ku.
Langganan:
Komentar (Atom)